Bocah 6 Tahun Habiskan Rp 225 Juta Untuk Game Online


game online

Spread the love

 

Dalam tahun-tahun ini Apple sudah mengaplikasikan beberapa langkah penjagaan yang memungkinkannya orangtua bisa berlakukan batas pada piranti yang dipakai anak mereka seperti iPhone dan iPad, untuk batasi pengeluaran uang untuk pembelian dalam program game online (in-app purchases).

Bocah 6 Tahun Habiskan Rp 225 Juta Untuk Game Online

Karena benar-benar banyak peristiwa di mana beberapa anak yang memakai piranti itu tiada sadar sudah habiskan uang untuk koin dalam suatu game.

Jhonson, Bocah 6 Tahun Habiskan 225 Juta Rupiah Untuk Game Online

Namun sayang Jessica Johnson seorang broker perumahan di Connecticut, Amerika Serikat, tidak mengaplikasikan cara itu. Mengakibatkan, putranya George Johnson yang bocah 6 tahun membuat bill kartu cicilannya melonjak sampai capai USD 16 ribu atau sejumlah Rp 225 juta-an.

Seperti dikutip Mobilegameindonesia dari Pragmatic Play, dijumpai George lakukan pembelian pada game Sonic Forces untuk mendapatkan koin waktu dia gemar bermain sejauh musim panas 2020.

Pada awalnya, dia beli paket booster dengan harga USD 1,99 saat sebelum berpindah ke paket USD 99,99 yang tambah mahal. Dan cuman dalam perhitungan sehari saja telah ada 25 bill dengan keseluruhan lebih dari USD 2.500.

Dugaan Salah Transaksi

Jessica sendiri awalannya menduga jika bill itu ialah transaksi bisnis penipuan dan dia mengontak bank kartu cicilannya. Tetapi faksi bank menjelaskan jika transaksi bisnis itu riil dibikin dan dia disuruh untuk mengontak Apple.

Faksi Apple juga memberitahunya jika konsumen dalam program itu melakukan dalam game. Baru waktu itu dia mengetahui jika semuanya dikerjakan oleh putranya.

Tetapi sayang Jessica dipandang telat untuk memberikan laporan itu sebab dia tidak menghubungi Apple dalam kurun waktu 60 hari semenjak transaksi bisnis. Apple juga menampik untuk kembalikan uang itu. Walau ia benar-benar kecewa dengan putranya, ia yakin jika kekeliruan ada di Apple.

“Anak saya tidak pahami jika uang itu asli. Bagaimana ia dapat? Ia bermain permainan kartun di dunia yang dia paham tidak riil. Kenapa uang itu riil untuknya? Itu akan memerlukan lompatan kognitif yang besar,” kata Jessica.

Merilis dari Apple Insider, Johnson mengaku tidak ambil perlakuan penjagaan untuk mengamankan account itu. Tapi mengakui sebab dia tidak paham mengenai hal itu.

“Terang, jika saya bisa mengetahui adanya penataan itu, tentu saja saya tidak membiarkan anak saya yang berusia 6 tahun menghabiskan nyaris USD 20.000 untuk sebuah cincin emas virtual,” lebih Jessica..

Apple sesungguhnya sudah tawarkan beberapa pilihan kontrol orangtua sepanjang tahun untuk mengurus akses game online anak. Terhitung batasi pembelian dan akses ke program. Kontrol sama ada di macOS.

Tags: ,