Teknologi Games Dari Era Retro Hingga Virtual Nerve Gear


nerver gear sao - www.mobilegameindonesia.com

Spread the love

Mulai era apa kalian mengenal teknologi games

Games atau permainan tidak pernah lepas dalam aspek kehidupan ini sebagai salah satu jalan untuk refreshing bagi penatnya otak kita. Jika kita bicara soal perkembangannya, teknologi games berkembang dengan begitu pesatnya. Pertanyaannya adalah…

“Pada era apakah anda mulai mengenal games?”

2D Retro games

Era retro merupakan masa di mana teknologi game dengan grafik 2D atau dua dimensi menjadi awal dari sejarah permainan elektronik di dunia. Kalangan “The Boomers” adalah adalah para gamer tertua yang merasakan teknologi games era retro dengan console bernama ATARI pada tahun 1980 yang lalu.

ATARI 4 BIT 1980 – 1985

ATARI sendiri merupakan produk dari perusahaan bernama Atari Inc (1972), Amerika Serikat. Sebagai konsol game pioneer di dunia gaming, peran ATARI sangat luar biasa mengasah motorik dan ketangkasan anak-anak pada zamannya. Walaupun grafiknya masih kaku dengan bentuk khas kotak-kotak dan warna flat tanpa gradasi, game berkekuatan grafis 4 bit ini mampu memberikan hiburan yang luar biasa pada masa itu.

ATARI TEKNOLOGI GAMING PERTAMA - MOBILE GAME INDONESIA

NINTENDO 8 BIT 1984 – 1991

Namun sayangnya, ATARI hanya bertahan hingga tahun 1985 saja. Masih dalam era retro gaming, masuk kemudian konsol NINTENDO pada tahun 1984. NINTENDO menyempurnakan grafik dari teknologi game retro lewat Super Mario Bros, Legend of Zelda, Contra dan masih banyak lagi. Bahkan pada masa tersebut, kehadiran NINTENDO menjadi penyebab runtuhnya masa kejayaan dari ATARI. Grafis dari NINTENDO berkekuatan 8 bit.

NINTENDO NES

NINTENDO mendapatkan saingan dari Personal Computer (PC) yang juga mengeluarkan gaming-gaming sederhana yang memakai teknologi retro graphic. Keduanya bersaing ketat, akan tetapi NINTENDO masih memegang kendali di pasar konsumen games. Belum lagi NINTENDO mengeluarkan produk gadget bernama GAMEBOY yang terbilang sangat sukses hingga melahirkan generasi GAMEBOY Colour, GBA (GAMEBOY ADVANCE).

SEGA 16 BIT 1990 – 1995

Paska kesuksesan NES (NINTENDO Entertainment System), SEGA masuk menggeser NINTENDO. Dengan grafik retro yang semakin halus, SEGA merebut hati para gamer lewat Sonic the Hedgehog. SEGA juga melahirkan banyak permainan dengan grafis 16 bit dari konsolnya ini. Namun sayangnya, usia kesuksesan dari SEGA harus dirampas kembali oleh NINTENDO yang membalas dengan SNES (Super NINTENDO Entertainment System) yang juga berkekuatan 16 bit.

SEGA - MOBILE GAME INDONESIA

Akan tetapi, SNES tampil lebih luar biasa. Karena dalam permainan yang disuguhkan, karakter dari game bisa mengeluarkan suara pada saat beraksi. SNES memulai prestasinya dengan suguhan Super Mario Bros 2 dan 3, Street Fighter, Dragon Ball Z Super Butouden 2 dan lain-lain. Pada saat bersamaan, SNES mendapat pesaing lain, yaitu NEO GEO. Namun sayangnya, nasib NEO GEO tidak bagus dan hanya bertahan tidak sampai satu tahun (1995).

ARCADE 16 BIT 1990

Pada masa yang bersamaan dengan munculnya NINTENDO, PC, SEGA dan SNES. Kehadiran dari ARCADE. Kesuksesan ARCADE masih berlangsung hingga saat ini. Bahkan para penikmat game ARCADE bisa memuaskan hatinya dengan bermain di pusat-pusat hiburan Mall atau Plaza. Berbagai macam game dengan genre racing, fighting dan yang lainnya.

ARCADE - MOBILE GAME INDONESIA

Meski demikian, ternyata gamer penggemar mesin ARCADE dengan konsol rumahan bercampur baur dan menjadi komunitas yang luar biasa di setiap negara. Perkembangan mesin ARCADE juga mengikuti zaman dan teknologi games. Begitu memasuki tahun 1994 akhir, teknologi gaming mulai memasuki era terbaru, yaitu…

Era 3D Games 16 BIT

Era teknologi gaming yang memakai grafis berkekuatan 3D 16 bit mulai menyerang pasar konsol, PC dan ARCADE. Di sisi konsol, pioneernya adalah 3DO dari Panasonic (1994 – 1995). Usia ketenaran dari 3DO tidak lama, karena harus mengakui keunggulan dari Sony PLAYSTATION (1994 hingga saat ini). NINTENDO juga mengambil peran dalam perang era 3D 16 bit ini, yaitu dengan melepas GAMECUBE, NINTENDO DS (Dual Screen) dan NINTENDO 3DS (3 Dimension Screen) pada segmen konsol gagdet.

Perang teknologi di era 3D 16 bit tidak panjang, karena tahun 2000 adalah lanjutan kesuksesan PLAYSTATION dengan menelurkan teknologi…

3D Gaming 32 BIT

Dalam teknologi 3D gaming 32 bit, PLAYSTATION merilis generasi keduanya, yaitu PLAYSTATION2. Konsentrasi gamer makin terfokus pada Sony Entertainment. Apalagi ragam permainan yang terbit lewat konsol ini begitu banyak. Dan pada masa ini, komunitas gamer mulai terpecah menjadi persegmentasi genre.

Paska rilisnya PLAYSTATION2, menyusul begitu banyak konsol dengan teknologi serupa seperti XBOX dan NINTENDO WII. Sejalan dengan waktu dan perkembangan inovasi teknologi games, Sony Entertainment kembali membuka gebrakan baru dengan merilis Real 3D 64 bit.

Real 3D 64 BIT

Pada era ini, XBOX (Microsoft), PLAYSTATION (Sony Entertainment) dan PC (Personal Computer) kembali merajai pasar gaming. Sony menjadi raja yang bersaing penuh dengan Microsoft di bidang konsol. Sedangkan PC hingga saat ini masih belum ada kompetitor. Teknologi Real 3D 64 bit tetap dimenangkan oleh PLAYSTATION generasi 3 pada segmen konsol.

Super Teknologi 3D VR 256 BIT

Teknologi tidak berhenti dan para gamer semakin dijejali oleh sajian grafik yang semakin mendekati realistis. Pihak pengembang konsol dan desktop semakin menggila dengan inovasi mereka yang disebut dengan generasi 3D VR 256 bit.

Bahkan di Jepang sendiri, sudah mulai mengembangkan sebuah teknologi yang terbilang gila, yaitu VR NERVE GEAR. Teknologi gaming ini mengadaptasi ide dari film animasi asal Jepang yang berjudul Sword Art Online (SAO).

NERVE GEAR - TEKNOLOGI GAMES 2020

Teknologi ini masih dalam pengembangan dan uji coba. Pernah tercetus bahwa game ini akan dirilis oleh sang developer pada tahun 2020 mendatang. Namun sayangnya, lepas uji coba pertama pada tahun 2018 akhir yang lalu. Belum ada kabar lanjutan lagi mengenai proyek gila ini.

Terbayang bukan? Apabila memang teknologi games ini berhasil dirilis. Maka warnet-warnet masa depan dengan teknologi NERVE GEAR akan bermunculan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *